Home /Berita

Kodim 1630/Manggarai Barat Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Petani di Lembor dan Golo Damu

Admin

Admin

May 24, 2026

2 min read

Kodim 1630/Manggarai Barat Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Petani di Lembor dan Golo Damu

Labuan Bajo — Kodim 1630/Manggarai Barat (Mabar) mempertegas komitmennya mengawal ketahanan pangan di wilayah Nusa Tenggara Timur. Dandim 1630/Mabar Letkol Inf. Budiman Manurung turun langsung ke lapangan memonitor pembangunan jembatan dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Lembor, sekaligus mendampingi panen jagung hibrida bersama Forkopimda dan petani di Golo Damu, Manggarai Barat, pada awal 2026.

Langkah ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) agar jajaran TNI AD berperan aktif dalam mendukung kemandirian dan ketahanan pangan di daerah. Kehadiran Dandim dan jajaran di sentra pertanian Lembor dan kawasan budidaya jagung di Golo Damu diharapkan mampu memperkuat produktivitas petani sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah di sektor pangan.

Di Kecamatan Lembor, Letkol Inf. Budiman Manurung memimpin monitoring dan pengecekan lokasi pembangunan jembatan yang menjadi akses vital penghubung lahan pertanian warga. Dalam kesempatan yang sama, ia juga meninjau pembentukan dan penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang disiapkan menjadi wadah ekonomi kerakyatan bagi petani setempat.

Kegiatan monitoring tersebut melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah desa, tokoh adat, dan masyarakat. Pendekatan teritorial berbasis kemanunggalan TNI-Rakyat ini dinilai mampu mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur desa sekaligus memastikan program ketahanan pangan berjalan sesuai kebutuhan warga di lapangan.

Selain fokus pada penguatan infrastruktur dan kelembagaan ekonomi desa, jajaran Kodim 1630/Mabar juga aktif mendampingi kegiatan panen jagung hibrida. Dalam sebuah kegiatan di wilayah Golo Damu, Dandim bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hadir langsung di lahan pertanian warga untuk mengikuti panen dan berdialog dengan para petani mengenai hasil dan tantangan di musim tanam kali ini.

Jagung hibrida menjadi salah satu komoditas andalan yang terus didorong produktivitasnya di Manggarai Barat. Dengan dukungan pendampingan dari Babinsa serta koordinasi dengan pemerintah daerah, program ini ditargetkan tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di tingkat desa.

Di wilayah Kuwus, personel Babinsa Kodim 1630/Mabar turut mendukung pengembangan komoditas jahe yang dikelola petani lokal. Pendampingan budidaya dan pengelolaan lahan diharapkan bisa membuka peluang usaha baru, sekaligus menjadi penopang ekonomi keluarga petani di tengah upaya mewujudkan swasembada pangan di Manggarai Barat.

Rangkaian kegiatan ini menegaskan peran TNI AD, khususnya Kodim 1630/Mabar, bukan hanya sebagai penjaga pertahanan dan keamanan, tetapi juga mitra strategis masyarakat dan pemerintah daerah dalam membangun sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah perbatasan dan kepulauan.

Related Article

Kodim 1630 Manggarai Barat Gelar Sholat Ied dan Kurban Idul Adha 1447 H

Satuan Kodim 1630 Manggarai Barat melaksanakan Sholat Idul Adha pada...

Dandim 1630/Mabar Pimpin Upacara dan Beri Penghargaan

Pada Senin, 11 Mei 2026 pukul 07.00 Wita, Komando Distrik...

Pembangunan Jembatan Wae Lombor 2 Permudah Akses Warga

Manggarai Barat – Babinsa Koramil 1630-02/Lembor Kodim 1630/Manggarai Barat, Kopda...